MA Al-Ma’arif Plus siap menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2025–2026. Menjelang pemungutan suara yang akan berlangsung pada Minggu, 30 November 2025, Komisi Pemilihan OSIM telah merilis poster resmi kandidat pasangan calon (paslon).
Paslon Nomor Urut 1: Mengusung Semangat Pelayanan dan Kerja Nyata
Paslon Nomor Urut 1 juga hadir membawa energi baru dalam kontestasi OSIM tahun ini. Dengan slogan kampanye yang menonjolkan nilai kedisiplinan, kepedulian, serta keterbukaan, paslon ini menampilkan gagasan mengenai OSIM yang lebih komunikatif, aktif melayani siswa, dan siap menjadi jembatan aspirasi.
Poster kampanye mereka menekankan kesederhanaan dan profesionalitas, sekaligus menampilkan pesan bahwa OSIM harus menjadi organisasi yang ramah, peduli, dan mendorong kreativitas seluruh anggota.
Paslon ini berharap mampu menghadirkan program OSIM yang lebih sistematis, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan sekolah.
Paslon Nomor Urut 2: Lingkungan Tanpa Bullying & Tanggung Jawab Tetap Utama
Di sini lain, Pasangan Moh Wazirul Musthova (Izul) dan Soni Alfarisi (Soni) tampil sebagai Paslon Nomor 2 dengan slogan tegas:
“No Bullying, Pro Mabar, Tapi Tugas Sekolah Tetap Utama.”
Poster mereka yang didominasi gradasi merah ke ungu menampilkan komitmen terhadap lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan. Paslon ini menekankan bahwa hiburan dan kebersamaan bisa tetap berjalan tanpa mengabaikan tugas-tugas akademik.
Dengan tampilan seragam putih rapi dan peci, paslon ini menawarkan citra kepemimpinan yang tegas, solutif, dan tetap dekat dengan para siswa. Mereka mengusung semangat “Kepemimpinan yang Berani dan Inovatif,” selaras dengan karakter madrasah.
Antusiasme Menjelang Pemilihan
Pemilihan OSIM tahun ini disambut penuh antusias oleh siswa MA Al-Ma’arif Plus. Perbedaan gaya kampanye, warna visual, dan fokus gagasan antara kedua paslon membuat pemilihan terasa semakin dinamis.
Komisi Pemilihan OSIM berharap seluruh rangkaian pemilu berjalan jujur, adil, dan penuh sportivitas. Selain memilih pemimpin baru, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan demokrasi yang penting bagi seluruh siswa.
Dengan hadirnya dua paslon yang sama-sama menawarkan perubahan positif, Pemilihan OSIM periode 2025–2026 diyakini akan melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi siswa menuju arah yang lebih baik.

Beri Komentar