Minggu, 08-11-2026
  • Selamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saing
  • Selamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saingSelamat datang di website Madrasah Aliyah Al Ma'arif Plus Errabu Bluto Sumenep Madrasah berintegritas, berkarakter dan berdaya saing

Perkuat Literasi Digital, Mahasiswa Wiraraja Sambangi MA Al-Ma’arif Plus

Diterbitkan : - Kategori : Kegiatan Madrasah

SUMENEP – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMMABISDIG) Program Studi Bisnis Digital Universitas Wiraraja melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di MA Al-Ma’arif Plus, Kabupaten Sumenep, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Literasi Keuangan Digital dan Digital Marketing” ini diarahkan untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi perkembangan ekonomi berbasis teknologi.

Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa perguruan tinggi dalam memperluas pemahaman peserta didik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus membuka wawasan tentang pemanfaatan media digital untuk kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha.

Sejumlah tokoh dan unsur lembaga pendidikan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren, Kyai Abbasi Rahman, S.Pd.I., perwakilan Kepala MA Al-Ma’arif Plus, Ramsi, S.Pd.I., serta Kepala Program Studi Bisnis Digital Universitas Wiraraja, Moh. Baqir Ainun, S.E., M.Ak. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Program Studi Bisnis Digital Universitas Wiraraja.

Dalam sambutannya, Ramsi, S.Pd.I., yang mewakili kepala madrasah, menyampaikan penghargaan atas kepedulian dan keterlibatan mahasiswa Universitas Wiraraja dalam memberikan edukasi kepada peserta didik. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif sehingga diharapkan tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan, melainkan dapat dilanjutkan melalui program-program berikutnya.

“Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, entah itu tiga bulan lagi atau menjadi program tahunan,” ungkap Bapak Ramsi.
Penyampaian materi utama menghadirkan Alika Aprilia Hartanti, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Wiraraja. Selain menempuh pendidikan di bidang bisnis digital, Alika juga memiliki pengalaman aktif dalam berbagai organisasi, baik di lingkungan kampus maupun pada tingkat provinsi.

Alika menjelaskan bahwa kemampuan memahami keuangan digital dan menguasai strategi pemasaran melalui media digital merupakan bekal yang semakin dibutuhkan oleh generasi muda. Kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan sekaligus kesempatan untuk berkembang, namun harus diimbangi dengan pemahaman agar penggunaannya tidak menimbulkan risiko.

Dalam pembahasan literasi keuangan digital, para siswa memperoleh pengetahuan tentang cara mengatur keuangan secara tepat, mulai dari mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, melakukan pencatatan uang masuk dan keluar, hingga membangun kebiasaan merencanakan keuangan sejak usia dini. Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah risiko transaksi keuangan digital sehingga mampu menggunakan berbagai layanan keuangan secara lebih hati-hati dan bertanggung jawab.

Selain aspek keuangan, pembahasan juga diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk kegiatan pemasaran. Dalam sesi digital marketing, Alika mengajak peserta melihat media sosial dari sudut pandang yang lebih produktif. Platform digital yang selama ini banyak digunakan untuk berkomunikasi dan mencari hiburan sesungguhnya memiliki potensi besar sebagai media promosi, penguatan personal branding, pengenalan produk, hingga pengembangan usaha.

“Di era digital saat ini, akses bukan lagi menjadi penghalang jika kita mau terus berinovasi. Media sosial dapat menjadi ruang untuk menciptakan peluang, mengembangkan kreativitas, bahkan membangun usaha sejak usia muda,” ungkap Alika dalam penyampaian materinya.

Melalui kedua materi tersebut, peserta diharapkan memiliki perspektif baru dalam menggunakan teknologi. Mereka tidak hanya diarahkan menjadi konsumen atau pengguna media digital, tetapi juga didorong untuk menghasilkan sesuatu yang produktif dan memiliki nilai ekonomi. Pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan pemasaran digital diharapkan dapat mendukung kesiapan siswa dalam menapaki dunia kerja maupun mengembangkan potensi kewirausahaan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan pendidikan, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Wiraraja berupaya menghadirkan pengetahuan akademis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terjalinnya hubungan kerja sama yang berkesinambungan antara Universitas Wiraraja dan lembaga pendidikan. Kolaborasi semacam ini penting untuk memperluas akses pengetahuan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Dengan adanya kegiatan ini, MA Al-Ma’arif Plus diharapkan turut menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang memiliki kesadaran finansial, mampu mengikuti perkembangan teknologi, serta memiliki kreativitas dan keberanian dalam menangkap peluang usaha di era digital.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan